Pernahkah terbayangkan melihat taktik set piece klub Liga Nusantara mirip dengan klub Ligue 1 Prancis?
Klub mana? Mari kita lihat pembandingnya di Eropa terlebih dahulu.
RC Lens
Dari tabel berikut, Lens dan PSG sama-sama mencetak 10 gol set piece yang menahbiskan mereka sebagai tim dengan gol terbanyak dari set piece hingga pekan ke-24.
Sepuluh gol tersebut sama dengan 22% dari total gol Lens selama musim ini. Persentase tersebut bukan yang paling tinggi karena Nantes berhasil menceploskan 27% dari total golnya lewat set piece.

Seperti apa variasi taktik set piece RC Lens? Berikut kutipan dari artikel di situs Total Football Analysis.

Dalam situasi tendangan pojok dari sisi kanan, Lens menempatkan eksekutor dengan kaki kanan yang membuat arah bola melengkung ke luar atau outswing. Dari gambar 1, ada 6 pemain di dalam kotak penalti lawan. Satu orang di tiang dekat, sedangkan lima pemain lainnya membuat barisan vertikal layaknya sebuah bus. Satu orang lainnya ada di luar kotak penalti menunggu bola kedua. Target dari umpan tersebut adalah satu pemain di dalam barisan bus tersebut.
Dari gambar 2, perbedaan pergerakan mulai terlihat. Pemain di tiang dekat seakan mendekati arah datangnya bola. Ini membuat lawan yang menjaganya mengikuti pemain tersebut. Dua pemain bergerak ke tiang dekat dengan satu orang bertugas untuk memblok. Prinsip yang sama juga diperagakan pada dua pemain lainnya yang bergerak ke tiang jauh. Sementara itu, target umpan bergerak ke zona tengah.
Semua kombinasi pergerakan dua kelompok tersebut mengacaukan marking lawan dan bola outswing tersebut diarahkan ke tengah kepada target. Ada fleksibilitas sebenarnya tentang kemana bola bisa diarahkan karena persebaran pergerakan pemain merata. Satu pemain yang bisa jadi sasaran adalah satu orang terluar di tiang jauh di mana ia bisa menciptakan ruang dari lawan dan masih ada blok dari rekan di depannya.
Prinsip paling penting adalah bagaimana menciptakan situasi untuk lepas dari marking lawan melalui fungsi dari pergerakan pemain.
Dejan FC
Sebagai runner up Liga Nusantara musim ini, tim asal Depok ini langsung kembali ke Championship musim depan setelah terdegradasi musim lalu. Di babak grup, mereka menjadi tim dengan gol terbanyak. Dejan unggul jauh dari tim-tim di bawahnya seperti PSGC Ciamis (22 gol), ataupun Persika dan Tri Brata Rafflesia (21 gol).

Semirip apa variasi sepak pojok Dejan dengan RC Lens? Mari kita simak cuplikan berikut.
Setup dari Dejan sangatlah mirip RC Lens. Bola outswing, enam pemain membentuk barisan vertikal layaknya bus di kotak penalti dan satu pemain di luar kotak menjaga opsi bola kedua.
Persebaran dan pergerakan pemainnya pun mirip. Ada satu pemain di tiang dekat, dua pemain bergerak ke tiang dekat, satu ke tengah dan dua lainnya ke tiang jauh. Perbedaan kecil di klip pertama adalah pemain yang bertugas masuk ke zona tengah tidak bisa melakukan penetrasi karena marking dari lawan.
Itu juga yang terjadi pada klip kedua dan prinsipnya juga masih sama.
Kesimpulan
Kunci set piece adalah ruangnya di mana dan tugas pemainnya seperti apa. Siapa targetnya? Lalu, siapa yang blocking? Siapa juga yang menarik lawan? Detail-detail tersebut penting untuk diperjelas saat latihan.
Keduanya terlihat mirip bukan? Perbandingan ini tidak membuktikan apa-apa. Ini hanya memperlihatkan bahwa taktik sepak bola bisa diadaptasi oleh tim mana saja terlepas dari level liganya. Tapi lagi-lagi semuanya tergantung dari hasil latihan oleh tim pelatih. Selama pemain yang tersedia sesuai dengan rencana yang disiapkan, skema apapun bisa dieksekusi dengan baik.
Dari Tepi,
6 Maret 2026
