Data Analysis
Data AnalysisBRI SUPER LEAGUE

Progresi Dewa United

Hingga pekan ke-23 BRI Liga 1 2023/24

Oleh TepianLapang Editorial
Visualisasi
Progresi Dewa United

Liga 1 menyisakan 11 pertandingan lagi dan ada waktu sekitar satu bulan untuk mempersiapkan kompetisi yang akan dimulai lagi di awal Februari 2024.

Bagaimana perjalanan Dewa United sejauh ini dan apa yang bisa diperbaiki?

Posisi Klasemen

Hingga pekan ke-23, Dewa United banyak berkutat di papan tengah. Sempat ada di puncak klasemen di pekan ke-3 dan ke-4 namun lalu rentetan hasil buruk dengan 1 kemenangan di 8 pertandingan membuat turun hingga ke posisi 13 di pekan ke-12.

Performa Dewa United sempat meningkat hingga pekan ke-17 dengan berhasil mengambil 2 kemenangan, 1 seri dan 2 kali kekalahan dari 5 pertandingan yang mengerek posisi mereka ke peringkat ke-8. Hanya saja, setelah pertengahan musim, performa Dewa anjlok lagi dan hanya bisa meraih 1 kemenangan dari 7 pertandingan.

Periodisasi Performa

Jika dilihat lebih dekat ada 4 periode penting untuk Dewa United seperti berikut:

  1. GW 1–7: Menanjak agak lama lalu terjerembab dalam
  2. GW 8–12: Menanjak sedikit lalu terjerembab lagi
  3. GW 13–17: Menanjak setapak demi setapak
  4. GW 18–23: Perosotan landai

4 periode yang telah disebutkan di atas adalah kunci dalam perbandingan yang akan digunakan selanjutnya.

Beberapa poin menariknya adalah sebagai berikut:

  1. Penampilan Dewa United sangat prima di 7 laga pertama dibandingkan dengan periode lainnya. Berbanding terbalik dengan 6 pertandingan terakhir.
  2. Periode ke-2 (GW 8–12) adalah fase dimana Dewa United punya penguasaan bola tertinggi (57%), jumlah umpan tertinggi (452.8), dan total tembakan tertinggi (15.2). Hanya saja itu tidak dibarengi dengan efektivitas di depan gawang (1.2 gol per pertandingan, 34% tembakan ke gawang)
  3. Periode ke-3 (GW 13–17) menunjukkan bahwa Dewa United tidak perlu terlalu banyak menguasai bola untuk mendapatkan hasil yang maksimal asal tembakan yang dilepaskan efektif.
  4. Periode ke-4 (GW 18–23) adalah fase bertahan Dewa yang paling buruk (kebobolan 1.7 gol per pertandingan) meskipun telah meningkatkan efektivitas tembakan (44% tembakan ke gawang, 5.3 per pertandingan).

Cara Mencetak Gol

Konsepnya adalah siapa yang bisa memegang bola lebih banyak, dia yang bisa membuat peluang lebih banyak.

Jadi, pembahasan akan dilanjutkan dari segi penguasaan bola dan juga akurasi tembakan ke gawang.

Dari segi possession, Dewa United mendominasi di 16 pertandingan. Jatuhnya performa di akhir periode 1 terjadi ketika Dewa United menguasai bola lebih banyak. Begitu pun di periode ke 2.

Di periode ke-3, Dewa United mampu memanfaatkan dominasi penguasaan bola dengan lebih baik. Namun trend tersebut sedikit berbeda di periode ke-4 dimana lawan lebih sering mendominasi di 4 pertandingan.

Berdasarkan grafik di bawah ini, sangat jelas bahwa Dewa United lebih banyak menang saat mereka memegang bola lebih sedikit dari lawan-lawannya. Hanya saat melawan PSM (GW 2) dan PSS (GW 15), Dewa bisa menang dengan punya possession yang lebih tinggi.

Dari segi akurasi tembakan ke gawang, jeblok di periode pertama bisa diakibatkan oleh turunnya performa sementara periode ke-4 terjadi perubahan signifikan seiring berjalannya waktu. Inkonsistensi adalah tema yang tepat untuk melabeli performa Dewa United di titik ini.

Berdasarkan grafik berikut, dibutuhkan tembakan ke gawang lebih banyak untuk menang yang dapat dicapai dengan memperbanyak percobaan tembakan atau meningkatkan akurasi penembak yang sudah ada.

Dari grafik di bawah ini, Dewa United lebih sering menang ketika hanya sedikit memegang bola namun punya akurasi tembakan yang tinggi. Berita buruknya adalah ketika Dewa United dominan memegang bola, hasil yang didapat justru lebih banyak kalah dan imbang daripada menang.

Atas dasar itu, bermain efektif ataupun direct bisa menjadi resep untuk Dewa United dalam menjalani sisa musim kompetisi BRI Liga 1 2023/24.

Dari Tepi,

26 Desember 2023

Sumber data: Website PT Liga Indonesia Baru

Disclaimer: Kekuatan lawan tidak dimasukkan ke dalam perhitungan